Prapaska, Hari ke-3

19 Februari 2010
Hal Berpuasa

Mt 9 : 14 - 15

Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata :"Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-muridMu tidak?"  Jawab Yesus kepada mereka : "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka?  Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Refleksiku hari ini hanya mau menggarisbawahi bahwa PUASA bukan hanya berhenti pada masalah tidak makan dan minum pada waktu tertentu.  Berpuasa bagiku lebih kepada bagaimana memperbaiki "apa" yang telah rusak dan meningkatkan kualitas apa yang telah ada, berkenaan relasiku dengan Tuhan dan sesama. 

Hari ini Gereja Katolik melakukan ibadat jalan salib.  Ibadat ini mau mengajak umat untuk turut serta dalam misteri keselamatan Tuhan dengan merenungkan berbagai macam peristiwa yang tersurat dan tersirat dalam KS.  Peristiwa sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus adalah peristiwa keselamatan iman.

Jalan salib adalah urut-urutan pelajaran iman bagiku, karena berisikan ajakan Yesus untuk memperbanyak simpati dan empati bagi mereka yang membutuhkan. Jalan salib merupakan perwujudan nyata dari kata puasa itu sendiri.  Ia mengajak berinstropeksi diri tentang hal2 yang sudah dan masih bisa kulakukan untuk orang lain.

Tuhan, ajarkan aku untuk semakin mengenal penderitaan orang lain lewat jalan salibMu......

0 komentar:

Posting Komentar