Advent

04 Desember 2010
Sama seperti tahun2 sebelumnya Natal selalu menimbulkan sensasi luar biasa.  Tidak saja udara yang menghamburkan aroma surga, tapi munculnya satu kerinduan untuk menjadi manusia yang lebih baik di hari itu.  Yang paling mengharukan adalah adanya kesempatan 4 minggu sebelum Natal untuk mempersiapkan diri.  Masa Advent!  Saat paling menentukan dalam menyambut kedatangan Tuhan.  Saat untuk lebih fokus daam memperbaharui sikap batin dan rohani kita.

Itulah sebabnya Gereja Katolik masih tenang2 saja merayakan masa Advent pada saat gereja2 lain sudah sibuk merayakan Natal  jauh2 hari sebelumnya.  Gereja Katolik sungguh2 ingin menuntun umat pada suatu pemahaman sejati tentang persiapan menyambut kedatangan Sang Juru Selamat. Intinya Natal bukan hanya menjadi ajang perayaan yang identik dengan pesta pora dan seremonial belaka.  Menjadi ajang pesta yang sebentar dilakukan dengan sukacita namun dengan cepat dilupakan karena ternyata dari tahun. ke tahun toh sama saja.  

Bagiku Advent menjadi suatu permenungan rohani yang menakjubkan karena di dalam setiap tahapannya  ada suatu pembelajaran hidup yang bisa dipakai sebagai pedoman dalam menyambut kedatangan Tuhan.  Menjadi suatu kesempatan untuk mempersiapkan diri menyambut Sang Juru Selamat meskipun manusia banyak berlumur dosa.  Menjadi kesempatan untuk tidak menjadi manusia yang "lupa" akan makna Natal yang sesungguhnya.  

Jika Yesus Sang Juru Selamat lahir di kandang hewan, serba sederhana dan penuh dengan permenungan, mengapa harus sibuk merayakan natal dengan penuh kemewahan dan pesta pora bahkan kalau perlu diadakan di hotel2 berbintang?  Setelah itu...what's up?  Jika Natal dirayakan jauh 2 hari sebelumnya apakah Yesus tidak menjadi bayi prematur nantinya?  Setelah itu...apa yang akan dirayakan pada hari H-nya?

Aku berharap Natal kali ini tetap mengalirkan irama yang sesungguhnya.  Irama kesederhanaan, irama cinta kasih, irama berbagi, irama berempati dan irama pengampunan.  Sesungguhnya Yesus tidak lahir di tengah hiruk pikuk pesta apalagi di kasur empuk hotel berbintang.  Yesus sudah memiih tempatNya sendiri.  Ia memilih untuk lahir di dalam hati setiap umat manusia yang merindukanNya.
Selamat menjalani masa Advent......!

0 komentar:

Posting Komentar